» » » » » DESON SAKTI. DPP-PG KEMBALIKAN DESON DI KURSI KETUA DPD-II PG MANADO

DESON SAKTI. DPP-PG KEMBALIKAN DESON DI KURSI KETUA DPD-II PG MANADO

Penulis By on Senin, Oktober 02, 2017 |

DANNY SONDAKH
METRO MANADO-Upaya sejumlah Anggota DPRD Manado dari Fraksi Partai Golkar untuk merebut Kursi Wakil Ketua DPRD Manado akhirnya tercium oleh putra mantan Ketua DPD I Partai Golkar Sulut Drs Danny RWF Sondakh yang kini menjabat Wakil Ketua Dewan. Diduga kuat perlawanan para kader Golkar terhadap Ketua DPD II Partai Golkar Manado itu, disebabkan karena kabar tentang penonaktifan Danny Sondakh dari  kursi Ketua DPD II oleh Ketua DPD I Partai Golkar Drs Vreeke Runtuh sebelum dirinya dinonaktifkan oleh DPP-PG. Hanya saja Sondakh yang sudah malang melintang didunia politik tidak gampang di kecoh. Buktinya hanya selang beberapa hari, tiba-tiba DPP-PG mengeluarkan surat pembatalan penonaktifan Danny Sondakh dari Ketua DPD II PG Manado, lewat Surat Keputusan (SK) DPP Partai Golkar nomor B. 1331/GOLKAR/2017 tertanggal 27 September 2017 yang ditandatangani Ketua Korbid Kepartaian Kahar Musakir dan Sekjen Idrus Marham, yang didalamnya memuat tentang pengaktifan kembali Drs Danny Sondakh sebagai Ketua DPD II PG Manado. Dengan adanya SK tersebut jabatan ketua DPD II Partai Golkar Kota Manado kembali ke genggaman Danny Sondakh.
Selain berupaya menggantikan Deson sapaan akrab Danny Sondakh dari jabatan Ketua DPD PG Manado dan Wakil Ketua Dewan, tiga oknum Anggota Dewan FPG itu, diduga kuat hendak melengserkan Lilly Binti dari kursi Ketua Komisi C. Hal itu kemudian membuat para kader sejati PG Manado, termasuk salahsatu Wakil Ketua DPD II angkat bicara. Dia mengatakan, perlawanan yang di peragakan tiga kader golkar Manado adalah pelanggaran terhadap partai.”Ini pelanggaran terhadap peraturan partai golkar. Saya selaku kader Partai Golkar tidak terima dengan perlakuan sejumlah anggota DPRD-FPG Manado terhadap Ketua DPD II. Saya mendukung penuh upaya Ketua DPD untuk memberikan sanksi tegas terhadap tiga kader tersebut,”kata salahsatu Wakil Ketua DPD II PG Manado.
Menurutnya sanksi terhadap kader Golkar yang melakukan perlawanan kepada Ketua DPD II harus disikapi secara serius, karena hal itu tidak menggambarkan sikap seorang kader PG yang menjunjung tinggi loyalitas terhadap pimpinan partai.
Sebagaimana dikutip lewat media lokal, dugaan kuat, sikap ketiga kader PG Manado itu, bukan hanya hendak menurunkan  Sondakh dari Wakil Ketua Dewan, tetapi juga hendak melemahkan kekuatan PG Manado menjelang Musdalub Partai Golkar Sulut mendatang.
“Mereka itu tidak hnya menghandaki Deson diberhentikan dari jabatan ketua partai. Tetapi lebih dari itu, mereka hendak merebut posisi Deson di lembaga dewan sebagai Wakil Ketua,”katanya.
Ironisnya, Ketua DPD II Danny Sondakh enggan mengeluarkan pernyataan tegas sebagai sanksi terhadap tiga kader yang melakukan perlawanan. Dikonfirmasih metromanado, Senin (02/10/2017) di Kantor DPRD Manado, Deson hanya menceritakan mengenai upaya ketiga kader Golkar yang hendak mengkudeta dirinya dari kursi Wakil Ketua Dewan dan Ketua DPD II PG Manado. Deson tidak memberikan pernyataan adanya pemberian sanksi terhadap tiga kader tersebut. Hanya saja Deson mengatakan, bahwa dirinya masih focus pada verikasi serta pelaksanaan Musdalub PG Sulut yang bakal dilaksanakan di Jakarta dalam waktu dekat ini.(jose)

Baca Juga Bertia Metro Terkait Lainnya