» » » » USAI PESTA MIRAS ABK PELABUHAN BITUNG NYARIS TEWAS DIANIAYA SESAMA ABK DI ATAS KAPAL

USAI PESTA MIRAS ABK PELABUHAN BITUNG NYARIS TEWAS DIANIAYA SESAMA ABK DI ATAS KAPAL

Penulis By on Senin, November 20, 2017 |


METRO BITUNG-Diduga cekcok dan pengaruh minuman keras, seorang anak buah kapal (ABK) bernama Ridwan (22) harus mendapatkan perawatan Medis karena mengalami pendarahan hebat dibagian kepala akibat pukulan benda tumpul oleh pelaku Sukiman (45) yang juga ABK. Penganiayaan dilakukan di atas kapal KLM Alam Bahari.

Menurut saksi mata bahwa penganiayaan dilakukan pada hari minggu (19/11) sekitar pukul 23.00 wita pada saat itu korban dan pelaku selesai mengkonsumsi minuman alkohol jenis Cap Tikus

"saya melihat Korban sudah dalam kondisi mabuk dan tertidur namun dipaksa oleh pelaku untuk kembali minum, namun Korban tidak mengindahkan permintaan tersebut, setelah itu pelaku meninggalkan Korban dan kembali ke kamarnya, Sukiman (pelaku) menendang Koper dari dalam kamarnya dan membawa turun dari Kapal  kemudian pelaku balik kembali ke Kapal pada, saat itu Ridwan (Korban) sedang berbaring sambil nonton acara TV. Tiba-tiba terdengar benturan benda keras dilantai belakang Kapal, sontak saya kaget dan mencari asal suara tersebut dan saya lihat Sukiman hendak turun dari Kapal sambil memegang palu kemudian, saya melirik ke kanan Ridawan sudah bersimbah darah di bagian wajah," jelas saksi yang meminta namanya tidak publikasikan

Dialnjutkanya, Sukiman melarikan diri turun dari kapal," saya langsung memanggil ABK lainya, Hendrik dan Una  untuk membawa Korban ke RS AL," ujar Saksi

Sementara itu Polsek Kawasan Pelabuhan Samudra (KPS) Bitung Kapolsek KPS Fandy Bau'sik ketika dikonfirmasi mengatakan, laporan kami terima Senin (20/11/2017) pukul 01:10 langsung melakukan pengembangan.Tersangka diamanakan di Pelabuhan bersama barang bukti berupa martil terbuat dari besi,"tersangka Sukiman kami tangkap saat bersembunyi di kapal KLM Hikmah Indah, saat diamankan tidak melakukan perlawanan, saat ini tersangka mendekam dal sel untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya. Tersangka akan di kenakan Ketentuan pasal 351 ayat 2 KUHP perbuatan mengakibatkan luka-luka berat yang bersalah dikenakan penjara paling lama lima tahun," tutup Fandy.



Penulis : Ivan
Baca Juga Bertia Metro Terkait Lainnya